« bijak tidak ? | Main | akhirnya diah menikah juga »

moment malam itu

Hari itu aku dan kau, semalaman berbicara about us, tentang kita berdua. Di  teras belakang rumahmu, yang dikelilingi bunga-bunga seroja yang harum. Walaupun baru kenal denganmu aku merasa dekat, nyaman dan hatiku berbunga-bunga. Sesekali aku lihat matamu dengan sorotan penuh cinta. Sesekali kita bercanda, melempar senyuman, dan kamu tau ? aku paling suka melihat wajahmu ketika tersenyum, matamu yang terpejam bibirmu yang tersenyum mengingatkanku dengan tokoh-tokoh komik ala nippon.

Malam itu kita bicara banyak, tentang pekerjanmu, tentang hidupmu, keluargamu, sampai tentang anjingmu. dari sekian banyak cerita itu, yang paling banyak kamu ceritakan adalah tentang hidup. Tahun ini aku akan berumur 26 tahun dan kau 23 tahun. Kita berdua mulai memikirkan dan membahas hubungan yang lebih serius.

walaupun malam itu langit tidak dihiasi oleh bintang-bintang tapi tidak menjadi masalah bagiku, kamu sudah menjadi bintang yang menghiasi hatiku.
walupun bulan tak tampak terang karena di halangi oleh awan yang mendung, tapi bagiku langit tetap terang karena ada bulan yang memancar dari wajahmu. Aku tidak ingin memalingkan tatapanku ke objek yang lain, aku tidak perlu jauh-jauh untuk mencari sesuatu yang indah, karena sesuatu yang indah itu tepat berada di depanku.

sesekali kamu memainkan rambutmu, melentikkan bulu matamu, dan sesekali warna merah merona muncul ke permukaan pipimu. Katamu yang halus dapat menaklukan hatiku.

Malam itu aku berharap, kalo saja waktu tidak berubah, aku ingin waktu berhenti pada saat itu juga, karena kamu tau ? aku tidak mau kalo moment itu lewat ditelan waktu. Moment malam itu akan selalu kuingat sebagai moment yang terindah dalam hidupku.

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .